“Kasus Kekerasan Terhadap Anak Usia 2,5 Tahun di Karawang yang Sempat Viral, Kondisi Korban Sangat Mengkhawatirkan Perlu Perhatian Khusus Pemerintah Daerah.”

Share

Kabar News Hukum – suaraindonesiatv.com |
Karawang – Kasus kekerasan terhadap seorang anak berinisial NA yang masih berusia 2,5 tahun di Kabupaten Karawang yang sempat viral di media sosial kini memasuki perkembangan baru. Kondisi korban dilaporkan masih sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan medis intensif serta perhatian serius dari berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah.

Peristiwa tragis tersebut diketahui terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026, sekitar pukul 02.00 WIB, di sebuah kamar hotel di wilayah Karawang Barat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami tindak kekerasan yang dilakukan oleh kekasih dari ibu korban.

Tindakan kekerasan tersebut diduga dilakukan secara brutal dengan menggunakan alat tumpul berupa tang, yang mengakibatkan luka serius pada tubuh korban. Bahkan, korban dilaporkan mengalami cedera pada bagian mata serta luka berat pada bagian lidah, yang memperparah kondisi kesehatannya.

Saat ini korban masih menjalani perawatan medis secara intensif. Luka berat yang dialami membuat korban membutuhkan penanganan lanjutan oleh tenaga medis spesialis.

Setelah menjalani kontrol kesehatan di Poli Mata RSUD Karawang, korban pada hari ini mendapatkan surat rujukan untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan lanjutan di RS Cicendo Bandung, yang dikenal memiliki fasilitas dan tenaga medis spesialis mata yang lebih lengkap.

Dari pihak keluarga korban menyampaikan bahwa proses pengobatan yang harus dijalani korban membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, terutama dalam hal dukungan administrasi serta pembiayaan medis yang harus dipenuhi selama proses pengobatan berlangsung.

Photo Dok.istimewa

Sementara itu, Riki Hermawan, S.H., selaku tim kuasa hukum korban, menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan pengobatan di luar daerah diambil karena kondisi korban membutuhkan penanganan medis yang lebih komprehensif.

“Korban membutuhkan penanganan medis yang lebih lengkap serta pemantauan kesehatan secara berkala oleh tenaga medis spesialis di RS Cicendo Bandung, sehingga langkah rujukan ini menjadi bagian penting dari proses penyembuhan korban,” ujar Riki Hermawan, S.H.

Lebih lanjut, pihak tim kuasa hukum bersama keluarga korban berharap Pemerintah Kabupaten Karawang dapat memberikan dukungan nyata, baik secara moral maupun administratif, guna mempermudah proses pembiayaan dan pelayanan medis yang dibutuhkan korban.

Selain itu, perhatian dan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat juga diharapkan dapat membantu proses pemulihan korban, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari aspek psikologis yang sangat penting bagi masa depan korban.

Kasus ini kembali menjadi pengingat serius bagi semua pihak tentang pentingnya perlindungan terhadap anak, serta perlunya respons cepat dan komprehensif dari pemerintah dan lembaga terkait dalam menangani korban kekerasan anak.

Penulis: Naufal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!