Berita Kabar Update Jabar – suaraindonesiatv.com | Nasional.
Hembusan angin dari lereng Gunung Cipaga terasa sejuk, seolah menyapa setiap bibit yang baru ditanam. Di tengah semangat gotong royong masyarakat Tegalwaru, kegiatan penanaman 1.000 pohon digelar dalam rangka peringatan HUT ke-68 Kosgoro, Rabu (12/11/2025).
Turut hadir H. Jenal Aripin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Karawang–Purwakarta, yang datang sebagai warga Tegalwaru untuk memberikan dukungan dan apresiasi terhadap gerakan penghijauan tersebut.
Dalam wawancara daring, H. Jenal menyampaikan rasa bangganya melihat kolaborasi antara masyarakat dan organisasi dalam menjaga alam. Ia menilai kegiatan tersebut bukan hanya simbol perayaan, tetapi langkah nyata memperbaiki keseimbangan lingkungan.
“Saya hadir sebagai masyarakat Tegalwaru yang ikut mendukung kegiatan positif ini. Menanam pohon adalah investasi besar bagi masa depan. Kalau ingin Karawang tetap hijau, gerakannya harus dimulai dari sekarang,” ujarnya. Kamis 13/11/2025.
Menurutnya, kondisi lingkungan di Karawang sudah menunjukkan ketimpangan antara jumlah pohon yang ditebang dan yang ditanam, sehingga perlu ada gerakan lebih luas dan berkesinambungan.
“Sekarang ini tidak seimbang antara pohon yang ditebang dengan yang ditanam. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus diperbanyak dan melibatkan banyak pihak,” jelasnya.
H. Jenal juga menuturkan bahwa dalam kesempatan itu ia sempat memberi usulan kepada panitia agar gerakan penghijauan diperluas.
“Saya juga sempat nyeplos waktu itu, saya bilang jangan hanya 1.000 pohon, kalau bisa satu juta pohon. Karena hari ini kita sedang menghadapi krisis oksigen yang layak di wilayah Kabupaten Karawang akibat pembalakan liar,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam, dimulai dari kesadaran setiap individu.
“Bagi saya prinsipnya sederhana, ketika kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita. Saya ingin mendorong semua pihak agar punya kesadaran menanam, paling enggak satu orang sepuluh pohon di mana pun berada,” tuturnya.
H. Jenal mencontohkan bahwa dirinya sudah lama terbiasa menanam pohon di berbagai tempat sekitar Karawang.
“Saya sering menanam pohon di pinggir jalan. Sampai sekarang pun yang di selatan itu saya sendiri yang nanam. Kadang penyawah punya bibit 50, saya tanam sendiri. Enggak perlu sekaligus banyak, sesempatnya saja. Jangan sampai kita bicara cinta alam tapi enggak ada aksinya,” tegasnya.
Menurutnya, gerakan menanam pohon adalah bentuk kepedulian lintas generasi. Ia berharap langkah-langkah kecil seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk ikut menjaga alam.
“Menanam pohon hari ini sama dengan menanam oksigen untuk anak cucu kita. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi soal kehidupan,” pungkasnya.
Sebagai penutup, H. Jenal Aripin juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kosgoro sebagai penggagas kegiatan tersebut.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kosgoro sebagai penggagas dalam rangka menjaga pelestarian dan ekosistem alam di Karawang. Semoga gerakan seperti ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi organisasi lainnya,” tutup H. Jenal.
Kegiatan penanaman 1.000 pohon di lereng Gunung Cipaga ini menjadi momentum penting bagi tumbuhnya kesadaran ekologis masyarakat Tegalwaru.
Dari tanah yang subur dan tangan-tangan yang peduli, tumbuh harapan baru bagi Karawang yang hijau, segar, dan lestari.
