“Safari Ramadhan Pemerintah, DPK KNPI Karawang Timur: Program Pemuda Dari Masjid ke Masjid, Menyalakan Cahaya Persaudaraan Umat dan Keteladanan Regenerasi Bangsa”

Share

Kabar Daerah | Ramadhan 1447 H | suaraindonesiatv.com.| Dalam perjalanan waktu yang dipenuhi hikmah, bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan ruang perenungan bagi umat manusia untuk kembali menata hati, memperkuat persaudaraan, serta meneguhkan nilai-nilai ketakwaan.

Ramadhan bukan sekadar momentum ibadah ritual, melainkan madrasah kehidupan yang mengajarkan kesabaran, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Dari rumah-rumah ibadah, cahaya nilai Islam menyinari kehidupan masyarakat, membentuk karakter umat yang berakhlak, beradab, dan saling menjaga kedamaian.

Dalam semangat itulah, Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Karawang Timur melaksanakan gerakan Safari Ramadhan.

Pemuda dari Masjid ke Masjid, sebagai wujud nyata menghidupkan nilai ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat peran pemuda dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, pada Jumat sore (6/3/2026), menjadi saksi pelaksanaan Tarawih Keliling (Tarling) terakhir sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Karawang.

Memasuki hari ke-16 Ramadhan 1447 Hijriah, kegiatan tersebut digelar di Masjid Jami Baitul Muttaqin, yang menjadi titik ke-10 dalam rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Pada kesempatan tersebut, DPK KNPI Kecamatan Karawang Timur turut menghadiri kegiatan Tarawih Keliling yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang bersama jajaran Kecamatan Karawang Timur dan masyarakat setempat.

Ketua DPK KNPI Kecamatan Karawang Timur, Ahmad Nurpauzi, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah serta unsur Kecamatan Karawang Timur atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai kebersamaan dan pembelajaran spiritual tersebut.

Menurutnya, Ramadhan menghadirkan pesan mendalam bahwa masjid adalah ruang persamaan bagi seluruh umat.

“Di masjid, semua sama. Tidak ada perbedaan status, kedudukan ataupun jabatan. Semua berdiri sejajar di hadapan Allah SWT dalam menjalankan ibadah,” ungkap Ahmad Nurpauzi. Dalam rilis berita nya kepada media.

Ia menambahkan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, melainkan juga pusat pembelajaran kehidupan sosial.

Hal itu terlihat ketika masyarakat berkumpul setelah shalat Magrib berjamaah, saling bersilaturahmi, berbincang, dan bertukar informasi.

Menurutnya, dari interaksi sederhana tersebut lahir proses pembelajaran sosial yang memperkuat ikatan masyarakat.

“Masjid adalah tempat belajar kehidupan. Di sana orang-orang dari berbagai latar belakang dapat bertemu, berdialog, dan bertukar pengetahuan. Dari sinilah lahir kebersamaan yang memperkuat kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Karawang, H. Aep Saepuloh, S.E, dalam pesannya mengingatkan masyarakat agar menjadikan Ramadhan sebagai bulan penuh kebaikan serta menghindari berbagai tindakan yang dapat merusak ketenteraman lingkungan.

“Ramadhan ini harus dijadikan bulan penuh kebaikan. Jangan sampai terjadi keributan seperti perang sarung atau tawuran yang dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan,” pesannya Bupati Aep. Saat memberikan sambutannya sesuai Tarawih Berjamaah bersama jajaran Pemerintah Daerah dan masyarakat di masjid Baitul Muttaqin Kelurahan Plawad Kecamatan Karawang Timur, Jumat”6/3/2026).

Menanggapi hal tersebut, DPK KNPI Kecamatan Karawang Timur menilai bahwa menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat pemerintah semata.

Peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif selama Di Bulan Suci Ramadhan” tegasnya ketua DPK KNPI Ahmad Nurpauzi mengingatkan masyarakat.

DPK KNPI Karawang Timur juga menyoroti berbagai aksi kejadian yang tengah ramai diperbincangkan publik yakni timbul nya atas adanya keributan yang sempat terjadi di awal Ramadhan, termasuk insiden tawuran yang terjadi di wilayah Rengasdengklok.

Menurut mereka, upaya pencegahan hanya akan efektif apabila masyarakat turut berperan aktif menjaga lingkungan.

Karena itu, DPK KNPI Karawang Timur mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, termasuk memberikan peringatan apabila terdapat perkumpulan di malam hari yang berpotensi menimbulkan keributan.

Selain itu, DPK KNPI Karawang Timur juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat aktivitas positif.

Gerakan “Pemuda dari Masjid ke Masjid” menjadi salah satu tekad dan ajakan moral agar para pemuda-Pemudi lebih dekat dengan nilai-nilai makna spiritualisme dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pemuda diharapkan dapat menjauhi berbagai aktivitas negatif yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan, serta menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan yang membangun karakter dan solidaritas.

Di akhir kegiatan, DPK KNPI Kecamatan Karawang Timur turut menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Karawang yang berjalan dengan baik dan penuh kebersamaan.

Bagi mereka, kegiatan seperti Tarawih Keliling bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan moral yang mempertemukan pemerintah, pemuda, dan masyarakat dalam semangat ukhuwah, kedamaian, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan sosial.

Ramadhan pun kembali mengingatkan bahwa dari masjid-masjid yang sederhana, sering kali lahir kekuatan besar, persaudaraan antar umat, keteladanan, dan harapan bagi masa depan Bangsa dirajut oleh masyarakat yang lebih damai dan bermartabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!