Berita Update | Kabar Jabar | suaraindonesiatv.com | Karawang — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., yang akrab disapa Kang Pipik, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Karawang.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui kerja sama antara Kesbangpol Jawa Barat dan unsur legislatif tersebut mengangkat tema “Ngakar Budaya Ngawangun Jabar Istimewa.”
Forum ini menjadi ruang diskusi bersama masyarakat untuk mengkaji dan memperkuat kembali nilai-nilai kearifan lokal yang telah lama menjadi jati diri masyarakat Jawa Barat, khususnya budaya Sunda.
Dalam wawancaranya kepada awak media, Kang Pipik menyampaikan bahwa kearifan lokal merupakan warisan budaya yang tidak hanya harus dikenang, tetapi juga dijaga, dipelihara, dan diwariskan kepada generasi penerus sebagai identitas dan kekuatan moral masyarakat.
“Hari ini saya menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Jawa Barat dan bekerja sama dengan legislatif, dalam sebuah kajian mengenai kearifan lokal. Kita berdiskusi bersama masyarakat Jawa Barat, khususnya mengenai budaya Sunda.
Kebetulan kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Karawang, dan kita bersama-sama membedah kembali nilai-nilai kearifan lokal yang telah menjadi jati diri serta warisan budaya leluhur bangsa,” ujar Kang Pipik. Dalam kesempatan wawancaranya, Kamis” 5/3/2026).
Ia menegaskan bahwa penguatan budaya lokal menjadi bagian penting dalam menjaga identitas bangsa di tengah arus perubahan zaman.
Menurutnya, masyarakat perlu terus menghidupkan nilai-nilai budaya yang sarat dengan kearifan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap tradisi.
Kang Pipik juga berharap kegiatan diskusi seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
“Semoga kita mampu menjadi diri kita sendiri sebagai bangsa Indonesia, khususnya sebagai masyarakat adat Sunda yang memiliki kekayaan nilai budaya yang luhur. Dengan menjaga kearifan lokal, kita tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga memperkuat jati diri bangsa,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat pelestarian budaya lokal dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur tetap hidup dan menjadi fondasi dalam membangun Jawa Barat yang berkarakter, berbudaya, dan istimewa.
