Breakthenews | Kabar Negeri | suaraindonesiatv.com | KARAWANG, 2 Mei 2026 – Perjalanan haji adalah panggilan suci yang tidak hanya menuntut kesiapan iman, tetapi juga keteguhan dalam menjaga diri di tengah jutaan langkah yang berhimpun menuju ridha Allah SWT. Di antara padatnya lautan manusia dan teriknya ujian di Tanah Suci, kesadaran akan kesehatan, kewaspadaan, dan identitas menjadi penuntun agar ibadah tetap terarah.
Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., mengingatkan bahwa menjaga diri adalah bagian dari ikhtiar ibadah, agar setiap langkah tetap selamat, setiap doa terpanjatkan dengan khusyuk, dan setiap pengorbanan bermuara pada kemabruran.
DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan, kewaspadaan, serta identitas diri bagi para jamaah haji, khususnya asal Kabupaten Karawang, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspek pelayanan terkait keselamatan dan kesehatan jamaah telah dipersiapkan secara maksimal oleh Kementerian Haji dan Umrah. Dengan kesiapan tersebut, diharapkan jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.
“Semua sudah disiapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah terkait keselamatan dan kesehatan jamaah haji. InsyaAllah seluruh jamaah, khususnya dari Karawang dan Indonesia pada umumnya, akan mendapatkan pelayanan yang maksimal selama pelaksanaan ibadah haji,” tuturnya.
Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kabupaten Karawang turut mengimbau para jamaah untuk menggunakan penanda seperti syal selama berada di Tanah Suci.
Hal ini bertujuan untuk memudahkan identifikasi jamaah, terutama saat berada di tengah keramaian atau ketika terpisah dari rombongan.
“Jamaah diimbau menggunakan syal atau penanda di mana pun berada selama menjalankan ibadah haji, sebagai antisipasi agar tidak tersesat ketika terpisah dari rombongan,” jelasnya.
Selain itu, kondisi cuaca panas di Arab Saudi menjadi perhatian penting. Jamaah diingatkan untuk selalu membawa air minum, termasuk air zamzam, guna menjaga tubuh dari risiko dehidrasi selama menjalankan ibadah.
“Kami juga mengimbau agar jamaah selalu membawa tempat minum dan menjaga asupan cairan, karena kondisi di sana cukup panas. Ini penting agar jamaah terhindar dari dehidrasi selama menjalankan ibadah,” tambahnya.
Dengan kesiapan yang matang, dukungan pelayanan yang optimal, serta kesadaran jamaah dalam menjaga kesehatan dan kewaspadaan, pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 diharapkan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., berharap seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur, serta membawa nilai-nilai kebaikan yang memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya.
