Kabar Negeri | Jabartimenews | suaraindonesiatv.com | Nasional. Karawang Barat — Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa agung perjalanan Rasulullah SAW menembus langit, melainkan pesan peradaban tentang disiplin, amanah, dan penguatan nilai spiritual dalam membangun kehidupan umat. Dari Masjidil Haram hingga Sidratul Muntaha, Isra Mi’raj mengajarkan bahwa kemajuan lahiriah harus berjalan seiring dengan keteguhan iman dan akhlak. Nilai-nilai inilah yang menjadi ruh dalam Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ke-25.
Kegiatan tersebut digelar pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Masjid Al-Jihad, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, dengan mengusung tema “Mengamalkan Isra Mi’raj untuk Karawang Maju.”
Ketua penyelenggara kegiatan, Dr. H. Puji Isyanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj yang dipadukan dengan HUT Baznas ke-25 menjadi momentum muhasabah bersama untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola zakat serta kinerja organisasi.
“Tema Mengamalkan Isra Mi’raj untuk Karawang Maju bermakna bahwa kemajuan daerah harus ditopang oleh nilai spiritual, profesionalisme, dan integritas. Sebagaimana Isra Mi’raj mengangkat derajat umat melalui perintah shalat, zakat juga mengangkat martabat sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Pada HUT Baznas ke-25 Tahun 2026 yang mengusung tema nasional “Zakat Menguatkan Indonesia,” Baznas Kabupaten Karawang mencatatkan capaian positif dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL). Pada tahun 2025, pengumpulan ZIS DSKL mencapai Rp11,7 miliar atau 97,5 persen dari target. Sementara pada tahun 2026, target penerimaan ditingkatkan menjadi Rp15 miliar.
Dari sisi tata kelola keuangan, Baznas Kabupaten Karawang juga menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari akuntan publik selama tujuh tahun berturut-turut.
Dalam rangka HUT ke-25 ini, Baznas Kabupaten Karawang turut meluncurkan sejumlah program strategis, di antaranya Z Auto, Z Tea, Balai Ternak, serta program santunan bagi penyandang disabilitas, sebagai wujud nyata penguatan zakat produktif dan inklusif bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan HUT Baznas ke-25 ini dipadukan dengan Khotmil Qur’an sebagai agenda resmi Baznas, serta tabligh akbar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Acara ini turut dihadiri langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Pusat, Dr. Rizaludin Kurniawan, serta pendakwah Dr. Lili Wahyudi, yang keduanya memberikan apresiasi sangat positif terhadap capaian kinerja dan tata kelola zakat Baznas Kabupaten Karawang.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Karawang, Drs. H. Karmin, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penguatan peran Baznas dalam pembangunan umat dan daerah.
Acara semakin khidmat dengan kehadiran pendakwah nasional Koh Dennis Lim Setiawan, seorang dai berdarah Tionghoa yang lahir di Bogor, Jawa Barat, yang menyampaikan pesan dakwah humanis, inklusif, dan inspiratif tentang makna hijrah, keikhlasan, serta peran strategis zakat dalam membangun kekuatan umat.
Dalam upaya memperkuat dampak program, Baznas Kabupaten Karawang juga terus mendorong kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari masjid, yayasan sosial, unit satuan pendidikan, asosiasi perusahaan, asosiasi HRD, BUMD, perbankan, hingga komunitas masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan zakat, meningkatkan penghimpunan ZIS, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang.
Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan HUT Baznas ke-25 ini, Baznas Kabupaten Karawang berharap nilai-nilai spiritual Isra Mi’raj dapat terimplementasi secara nyata dalam peningkatan kinerja organisasi, penguatan tata kelola zakat, serta kontribusi berkelanjutan dalam mewujudkan Karawang yang maju, berkeadilan, dan berkeberkahan.
