Breakthenews | Kabar Negeri | suaraindonesiatv.com | ApakabarJabar | “Bhakti Peduli Merawat Pertiwi” Berdampak Untuk Rakyat” KARAWANG — PERUMDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang menunjukkan kinerja positif dan memperkuat kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui efisiensi pengelolaan air, investasi infrastruktur dan perluasan layanan. Capaian tersebut sekaligus menjadi ujian pemerataan, sejauh mana penguatan kinerja perusahaan dapat diterjemahkan menjadi akses pelayanan air minum yang semakin luas dan merata bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PERUMDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang, Dr. Ade Dikdik Isnandar, Ak., M.Si., CA, saat memaparkan kinerja perusahaan dalam Rapat Tahunan Tahun Buku 2025 kepada KPM, di Karawang, 5 Agustus 2026.
Dalam paparannya, Ade Dikdik menyampaikan bahwa kinerja keuangan Tahun Buku 2025 mencatat total pendapatan Rp172,41 miliar, dengan beban usaha Rp150,2 miliar dan laba bersih Rp17,27 miliar. Sementara laba operasi sebelum pajak tercatat sebesar Rp22,1 miliar.
Dari sisi audit, PERUMDAM Tirta Tarum memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari KAP Drs. Bambang Sudaryono & Rekan berdasarkan laporan per 20 Februari 2026 sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP).
Kontribusi terhadap PAD juga mengalami peningkatan. Setoran dividen 2026 mencapai Rp9,50 miliar, naik Rp3,37 miliar dibandingkan setoran dividen 2024 sebesar Rp6,13 miliar.
Efisiensi Air Terus Diperkuat.
Ade Dikdik memaparkan, perusahaan terus melakukan pengendalian tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW).
“Pada 2025, NRW tercatat 25,94 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 33,51 persen. Pada Semester I 2026, tingkat kebocoran kembali ditekan menjadi 23,60 persen,” papar Ade Dikdik.
Untuk kapasitas SPAM, PERUMDAM Tirta Tarum memiliki kapasitas terpasang 1.420 liter per detik (Lps), kapasitas produksi 1.285 Lps dan kapasitas distribusi 1.042 Lps.
Dari sisi pelayanan, jumlah pelanggan terdaftar Tahun 2025 mencapai 152.451 Sambungan Langganan (SL), dengan pelanggan aktif sebanyak 118.444 SL dan jumlah penduduk terlayani mencapai 601.715 jiwa.
Cakupan pelayanan telah mencapai 28 dari 30 kecamatan di Kabupaten Karawang. Sementara dua kecamatan yang belum terjangkau layanan adalah Tegalwaru dan Tirtamulya.
Investasi Infrastruktur Tambah 6.740 Sambungan.
Untuk pengembangan infrastruktur, Ade Dikdik menyampaikan bahwa realisasi PMPD 2025 mencapai Rp45 miliar dengan realisasi fisik 100 persen.
Investasi tersebut direalisasikan pada 16 lokasi jaringan pipa SPAM dan berhasil menambah 6.740 Sambungan Langganan (SL) baru.
Sementara untuk APBD Perubahan 2026, PERUMDAM Tirta Tarum mengajukan PMPD sebesar Rp42,51 miliar yang diarahkan untuk SPAM Regional, Cabang Klari, Cabang Majalaya dan Unit IKK Cikampek.
Pengembangan tersebut memiliki potensi penambahan sekitar 6.073 SL baru.
Pengembangan jaringan juga diarahkan ke Cabang Klari, Cabang Majalaya, Unit Cikampek, Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru serta SPAM Regional Jatiluhur I.
SDM dan Pelayanan Terus Ditingkatkan.
Menurut Ade Dikdik, penguatan perusahaan juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui diklat dan sertifikasi bidang teknis, keuangan, SDM, audit dan umum.
Di sektor pelayanan, perusahaan menjalankan perbaikan dan peningkatan 3K, sosialisasi serta sinkronisasi program dengan desa dan kelurahan, Mobil Pelayanan Pelanggan serta operasional Air Minum Dalam Kemasan di Taruma+ Telukjambe.
Dari sisi kesehatan perusahaan, hasil evaluasi BPKP pada 12 Mei 2026 menempatkan PERUMDAM Tirta Tarum dalam kategori “SEHAT” dengan skor 3,97 berdasarkan indikator BPPSPAM/Permen PUPR Nomor 18 Tahun 2007.
Sementara berdasarkan Kepmendagri Nomor 47 Tahun 1999, perusahaan memperoleh kategori “BAIK” dengan skor 63,96.
Pemerataan Menjadi Tantangan Berikutnya
Capaian kinerja tersebut menunjukkan adanya penguatan PERUMDAM Tirta Tarum dari sisi keuangan, kontribusi PAD, efisiensi pengelolaan air, investasi dan perluasan layanan.
Namun, capaian tersebut sekaligus menghadirkan tantangan untuk memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan beriringan dengan pemerataan pelayanan publik.
Masih adanya Kecamatan Tegalwaru dan Tirtamulya yang belum terjangkau jaringan pelayanan menjadi bagian dari pekerjaan pengembangan yang perlu terus didorong melalui investasi dan perluasan jaringan.
Dengan demikian, kinerja PERUMDAM Tirta Tarum tidak hanya dinilai dari kemampuan menghasilkan laba dan meningkatkan kontribusi PAD, tetapi juga dari kemampuan mengubah efisiensi dan investasi menjadi pelayanan air minum yang semakin luas, berkualitas dan merata.
Laba memperkuat fondasi perusahaan, PAD memperkuat kontribusi daerah, efisiensi memperkuat pengelolaan, investasi memperluas jaringan, dan pemerataan pelayanan menjadi ukuran manfaat akhirnya bagi masyarakat.
PERUMDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang
“Siap Jaya Bersama”
Go Sprint
