Breakthenews | Kabar Negeri | suaraindonesiatv.com | ApakabarJabar | “Bergerak Peduli Merawat Pertiwi” KARAWANG — Fun Hiking KPU Kabupaten Karawang memilih kawasan Sanggabuana bukan sekadar sebagai lokasi olahraga dan tadabur alam, tetapi menjadi ruang untuk menyehatkan fisik dan mental penyelenggara, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menyiapkan demokrasi menghadapi Pemilu 2029 di tengah derasnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Ketua KPU Kabupaten Karawang, Mari Fitriana, S.E., menegaskan bahwa seluruh kesiapan tersebut pada akhirnya harus bermuara pada Pemilu yang akuntabel dan dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam wawancara eksklusif nya kepada media pada Jumat, 14 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum penyampaian Pidato Kenegaraan Republik Indonesia, Mari menjelaskan bahwa kegiatan Fun Hiking merupakan bagian dari rangkaian KPU Kabupaten Karawang dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Rangkaian kegiatan KPU Kab. Karawang memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan Fun Hiking ini bukan hanya tadabur alam namun juga menjaga kesehatan fisik dan mental Penyelenggara Pemilu agar senantiasa sehat dan siap menjalani tantangan Pemilu 2029. Sekaligus upaya menjaga lingkungan dengan melakukan aksi memungut sampah,” ungkap Mari dalam respons dialog wawancaranya kepada jurnalis, menempatkan kebugaran penyelenggara dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tantangan Pemilu.
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk perhatian KPU Kabupaten Karawang terhadap potensi alam yang berada di wilayah sendiri. Di tengah pilihan sebagian masyarakat untuk melakukan hiking ke luar daerah, Sanggabuana dipandang memiliki daya tarik sekaligus tantangan yang dapat memberikan pengalaman berbeda.
Mari Fitriana menuturkan, kegiatan hiking ke Sanggabuana bukan pertama kali dilakukan KPU Kabupaten Karawang. Jalur yang menantang justru dinilai dapat melatih kebugaran sekaligus ketahanan mental penyelenggara.
“Tentu saja, alam perlu dilestarikan agar ekosistem tetap terjaga. Sebetulnya bukan pertama kali KPU Kab. Karawang melakukan Hiking ke Sanggabuana, alasannya dengan track yang menantang diharapkan bisa menyehatkan dan membuat bugar secara fisik sekaligus mental para penyelenggara agar siap menghadapi segala rintangan pada tahapan Pemilu,” tutur Mari, mengaitkan tantangan medan Sanggabuana dengan upaya membangun kesiapan fisik dan mental para penyelenggara pemilu pada tahun yang akan datang.
Ia menggarisbawahi, alam tidak cukup hanya dinikmati keindahannya, tetapi perlu dijaga agar ekosistem tetap terpelihara. Karena itu, aksi memungut sampah menjadi bagian dari kegiatan Fun Hiking tersebut.

Semangat tersebut sejalan dengan momentum Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang mengusung tema “Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia”. Pesan tersebut menempatkan pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan nyata.
Dari kepedulian terhadap alam, pembahasan kemudian bergerak pada kesiapan menghadapi Pemilu 2029. Meski suhu politik diprediksi lebih adem, KPU Kabupaten Karawang menyatakan tidak akan mengurangi kesiapsiagaan.
Mari Fitriana menegaskan, KPU Karawang telah mulai memetakan kegiatan prioritas untuk 2027, termasuk anggaran, logistik, regulasi dan kajian teknis lainnya.
“Walaupun suhu politik diprediksi lebih adem, KPU Karawang tidak diam. Kami sudah mulai petakan kegiatan prioritas 2027, bahas anggaran, logistik, regulasi, dan juga kajian teknis lain agar Pemilu berjalan akuntabel dan dipercaya masyarakat,” tegas Mari dalam sesi wawancaranya, menandai bahwa persiapan Pemilu 2029 mulai dibangun jauh sebelum tahapan politik berlangsung.
Pemetaan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara matang. Anggaran, logistik, regulasi hingga kajian teknis dipandang sebagai komponen penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan Pemilu.
Bagi KPU, kesiapan tidak seharusnya baru dibangun ketika tahapan telah dimulai. Perencanaan sejak dini diperlukan agar proses demokrasi dapat berjalan secara profesional, akuntabel dan memperoleh kepercayaan publik.
Selain dinamika politik, perkembangan teknologi menjadi tantangan baru yang turut mendapat perhatian KPU Kabupaten Karawang.
Mari Fitriana menyoroti, perkembangan teknologi yang semakin deras menuntut KPU melakukan mitigasi terhadap potensi persoalan yang berkaitan dengan penggunaan AI dalam proses kampanye maupun tahapan Pemilu lainnya.
“Ditambah disrupsi teknologi yang semakin deras, KPU harus juga memitigasi potensi masalah kaitan penggunaan AI dalam proses kampanye dan tahapan lainnya,” jelas Mari, menyoroti perlunya kesiapan penyelenggara membaca perubahan teknologi yang mulai memasuki ruang demokrasi.
Perkembangan AI membawa perubahan terhadap cara informasi diproduksi dan disebarluaskan. Karena itu, tantangan penyelenggaraan Pemilu ke depan tidak hanya berkaitan dengan dinamika politik, tetapi juga kemampuan menghadapi perkembangan teknologi secara bertanggung jawab.
Pandangan mengenai teknologi tersebut turut dikaitkan dengan momentum Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 10 Agustus 2026 yang mengusung tema “Teknologi Berdampak untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Menanggapi tema tersebut, Mari Fitriana memandang bahwa kemajuan teknologi harus mampu keluar dari ruang riset dan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Tema Hakteknas 2026 ini adalah pengingat. Kita sudah punya otaknya, punya anak-anak muda hebatnya. Sekarang saatnya kita pastikan teknologi itu ‘turun gunung’!, dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ungkap Mari, mendorong agar hasil riset dan inovasi tidak berhenti sebagai pencapaian teknologi, tetapi hadir menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan, keberhasilan teknologi seharusnya tidak hanya diukur dari kecanggihannya, tetapi dari dampak nyata yang mampu diberikan kepada masyarakat.
“Kalau riset bisa bikin harga pangan stabil, bikin layanan kesehatan lebih cepat, bikin UMKM naik kelas, itulah ‘Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’ yang sebenarnya,” tegas Mari, menempatkan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai ukuran penting keberhasilan teknologi trend saat ini.
Rangkaian pernyataan Mari Fitriana memperlihatkan bahwa Fun Hiking KPU Kabupaten Karawang di Sanggabuana membawa pesan yang lebih luas daripada sekadar kegiatan kebugaran.
Kesehatan fisik dan mental penyelenggara menjadi fondasi, kelestarian alam menjadi tanggung jawab bersama, persiapan Pemilu mulai dipetakan sejak 2027, sementara perkembangan AI menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.
