“Di Tengah Ujian Kepercayaan Publik, Kabid Yankes Dinkes Karawang Pastikan RSUD Jatisari Berbenah Menuju Layanan yang Lebih Cepat, Tanggap, dan Humanis”

Share

| Kabar Negeri | suaraindonesiatv.com | Merawat Kebhinekaan Tunggal Ika Pangkal Perjuangan Gotong-royong Bangsa | KARAWANG — Kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan kembali diuji menyusul viralnya RSUD Jatisari di media sosial. Sebuah video yang memperlihatkan keluhan keluarga pasien terkait lambatnya penanganan, dengan alasan keterbatasan kamar perawatan, memicu perhatian luas dan respons cepat dari berbagai pihak.

Menanggapi hal tersebut, manajemen RSUD Jatisari tidak tinggal diam. Direktur Utama rumah sakit secara langsung menemui pihak keluarga pasien guna menyampaikan permohonan maaf serta memastikan adanya langkah konkret dalam perbaikan kualitas pelayanan. Sikap ini menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik.

Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang melalui Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) turut memberikan penegasan bahwa kejadian tersebut telah ditindaklanjuti secara serius.

Dalam wawancaranya kepada media suaraindonesiatv.com, Dr. Dedi menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit guna memastikan pembenahan berjalan.

“Peristiwa ini sudah ditindaklanjuti oleh Ibu Direktur RSUD Jatisari. Kami memastikan bahwa langkah pembinaan terhadap unit terkait telah dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa komitmen pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama, bahkan di tengah tingginya tekanan layanan kesehatan.

“Kami menegaskan kembali komitmen seluruh tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Rumah sakit harus tetap berupaya menjalankan fungsi pelayanan secara maksimal, profesional, dan mengedepankan keselamatan pasien,” lanjutnya.

Menurutnya, peristiwa ini juga menjadi refleksi bersama bagi sistem pelayanan kesehatan daerah, khususnya dalam aspek respons cepat terhadap kondisi darurat.

“Ini menjadi evaluasi bersama untuk terus memperkuat sistem layanan kegawatdaruratan dan mekanisme respons cepat dalam situasi darurat. Kecepatan dan ketepatan penanganan harus menjadi perhatian utama ke depan,” tegas Dr. Dedi.

Saat dikonfirmasi oleh jurnalis pada Jumat (17/4), ia juga menambahkan bahwa pihak rumah sakit akan memperkuat komitmen pelayanan melalui langkah formal.

“Kalau dari pihak RS, akan ada surat komitmen,” ucapnya singkat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya dituntut dari sisi teknis, tetapi juga dari nilai kemanusiaan.

Respons yang cepat, komunikasi yang baik, serta empati terhadap pasien dan keluarga menjadi bagian tak terpisahkan dari kualitas layanan.

Dengan adanya langkah pembenahan yang tengah dilakukan, diharapkan RSUD Jatisari dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, tanggap, profesional, dan humanis bagi masyarakat Karawang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!