“Di Tengah Air yang Meluap, Nurani Tetap Mengalir: Voliawati Prihantari atau Teh Lia Aulia Hadir Langsung Membantu Warga Terdampak Banjir di Karawang”

Share

Kabar Negeri | Karawang | suaraindonesiatv.com | Nasional. KARAWANG — Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang kembali mengetuk nurani banyak pihak. Di tengah situasi tersebut, Voliawati Prihantari atau biasa dikenal Teh Lia Aulia tampil sebagai sosok perempuan inspiratif yang menunjukkan kepedulian nyata dengan turun langsung menemui masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat (Jumat, 30 Januari 2026).

Teh Lia sebelumnya juga pernah maju sebagai calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Karawang pada Pemilu 2024 lalu dari Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) 1.

Kehadirannya ditengah warga, sebagaimana pantauan media suaraindonesiatv.com, tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat dan empati bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Ditengah kesibukannya sebagai pengusaha atau owner dari LA Beauty Salon & Skincare, dan LA Boutique. Teh Lia tetap meluangkan waktu untuk menyapa warga, berbincang langsung, serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

Bahkan, ia dengan tulus menyisihkan sebagian rezekinya demi membantu warga Karawang yang membutuhkan. Bagi Teh Lia, membantu sesama merupakan panggilan hati yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terlebih disaat masyarakat sedang diuji oleh bencana alam.

Menanggapi kegiatannya tersebut, Teh Lia menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi banjir bertepatan dengan rutinitas pribadinya dalam bersedekah setiap hari Jumat, yang telah lama ia lakukan secara konsisten.

“Sebenarnya kegiatan saya kemarin sambangi ke korban banjir itu bertepatan dengan rutinitas pribadi bersedekah disetiap hari Jumat yang sudah biasa saya lakukan, alhamdulillah. Karena saat ini memang ada daerah yang tidak jauh dari rumah saya terkena banjir, maka saya ikut berpartisipasi sesuai kemampuan untuk membantu warga korban banjir,” ujarnya Teh Lia Aulia saat memberikan keterangan wawancara nya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial merupakan hal yang ia lakukan dengan tulus, terutama ketika memiliki rezeki lebih dan dapat menyapa langsung masyarakat. “Berbuat sosial itu memang saya suka. Saat ada rezeki lebih dan bisa bertemu langsung dengan masyarakat, itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya,” lanjutnya.

Teh Lia juga menuturkan bahwa aktivitas turun langsung ke masyarakat telah menjadi kebiasaannya sejak lama, termasuk saat dirinya maju sebagai calon legislatif pada tahun 2024.

“Saat saya nyaleg dulu, kegiatan turun langsung ke masyarakat di Dapil 1 itu murni karena memang saya suka bersosialisasi, dan sekarang kegiatan ini lebih kepada aktivitas pribadi. Saya rutin berbagi setiap hari Jumat dengan tujuan mencari ridho Allah, mendapatkan pahala, saling mendoakan, serta berharap keberkahan doa untuk saya dan keluarga,” tuturnya dia.

Terkait penyebab banjir di wilayah Tanjungpura, Teh Lia menjelaskan bahwa lokasi permukiman warga berada di belakang aliran Sungai Citarum yang meluap. Selain posisi rumah yang lebih rendah dari permukaan sungai, tumpukan sampah yang belum terangkut turut memperparah kondisi banjir.

“Seperti yang saya lihat kemarin, di Kelurahan Tanjungpura itu memang lokasinya di belakang Sungai Citarum. Posisi rumah warga lebih rendah dari sungai, sehingga ketika air meluap langsung masuk ke pemukiman. Ditambah lagi ada pembuangan sampah yang menumpuk dan belum terangkat, sehingga membuat banjir semakin tinggi,” paparnya.

Perhatian khusus disampaikannya kepada anak-anak dan para lansia yang terdampak banjir. Menurutnya, kondisi banjir tidak hanya menghambat aktivitas sekolah anak-anak, tetapi juga sangat berisiko bagi warga lanjut usia yang kondisi fisiknya sudah melemah.

“Anak-anak tentu aktivitas sekolahnya terganggu, bahkan ada nenek-nenek dan kakek-kakek yang kondisi fisiknya sudah mengkhawatirkan. Bismillah ya Allah, semoga kondisi segera kembali normal dan masyarakat bisa menjalankan aktivitas seperti sedia kala,” pungkasnya.

Melalui unggahan diakun Instagram pribadinya, Teh Lia juga menyampaikan doa agar banjir segera surut dan warga terdampak diberikan kekuatan serta kesabaran.
Unggahan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan para pengikutnya di media sosial. Sejumlah warganet memberikan apresiasi, salah satunya dengan komentar, “Menyala Teh Lia,” sebagai bentuk dukungan atas langkah kemanusiaan yang ia lakukan.

“Photo Dok.istimewa Teh Lia Aulia sesi Photo bersama dengan masyarakat di lokasi banjir, momentum hangat dari Teh Lia saat itu”

Di tengah derasnya air yang meluap, langkah Teh Lia Aulia menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan empati akan selalu menemukan jalannya. Sebuah pesan sederhana namun bermakna, bahwa ketika bencana datang, kehadiran dan kepedulian adalah harapan paling nyata bagi sesama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!