Kabar Hukum- suaraindonesiatv.com.nasional
Praktisi Hukum Mila Ayu Dewata Sari, SH.,SE. menyikapi dan juga penyoroti yakni adanya Proses Hukum yang di diduga alih-alih sebagai senjata politik oleh Roy Suryo yang mana telah menjadi poin perbincangan publik nasional dan internasional.
Ada beberapa hal tersebut menurut versi tanya jawab dengan dengan Mila Ayu Dewata Sari selaku praktisi hukum wanita yang sangat vocal dalam menyuarakan keadilan di negeri ini. Saat ini Mila juga masih menjabat sebagai Wakil ketua umum LBH Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU)
Menurut versi sesi tanya jawab itu merujuk kebeberapa pertanyaan diantaranya,
1.Bagaimana tanggapan Anda sebagai praktisi hukum terkait tuduhan ijazah palsu yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo?
“Saya berbicara selaku mantan Timses Bapak Jokowi dan selaku Praktisi hukum, bagi saya setiap warga negara berhak berbicara, berhak melaporkan dan menggugat siapapun tapi setidaknya pelajari terlebih dahulu dan fahami betul dasar materinya, kerugian nya apa yang mereka alami atas tuduhan ini, bukti mereka apa,jangan sampai ketika kita sudah mendalilkan lalu kita tidak bisa membuktikan, kan jadi blunder sendiri “jawab mila alias mila cheah.
2.Apakah kasus ini pernah masuk ke ranah hukum secara resmi, dan bagaimana proses hukumnya sejauh ini?
Berdasarkan berita di beberapa media sih mereka sudah melakukan gugatan perdata pertama namun hasilnya NO “Niet Ontvankelijke Verklaard atau “tidak dapat diterima” ujar mila.
Lalu iapun menjawab tentang Terkait Gugatan Perdata.
3.Bisa Anda jelaskan pokok gugatan perdata yang sempat diajukan terkait isu ini?
Gugatan perdata sesi selanjutnya kalau tidak salah ada seorang Pengacara bernama Muhammad Taufiq menggugat bapak Jokowi atas tuduhan ijazah palsu ke Pengadilan Negeri Surakarta atau Solo. Lalu Gugatan terdaftar dengan nomor perkara 99/Pdt.G/2025/PN Skt.” selain kepada bapak Jokowi, Tuafiq juga menggugat KPU Surakarta, SMA Negeri 6 Surakarta, dan Universitas Gajah Mada (UGM).dan Ia menuntut agar para pihak tersebut menunjukkan ijazah asli Jokowi kepada publik” paparnya lagi.
Apakah ada upaya damai atau mediasi dalam proses perdata ini, atau langsung ke proses persidangan?
Kita hormati setiap proses hukum dan kita tunggu saja hasil putusannya seperti apa” lanjutnya mila dalam hal tersebut.
Pertanyaan Terkait Bukti dan Validitas
6.Sejauh mana keaslian dokumen ijazah Bapak Jokowi bisa diverifikasi secara hukum?
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro itu yakni, sudah menyampaikan bahwa uji banding dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan laporan dugaan ijazah palsu yang menyeret nama bapak Jokowi, uji banding ini dilakukan terhadap ijazah asli milik Bapak Jokowi, dan tiga ijazah pembanding dari rekan seangkatan beliau di UGM dengan tahun kelulusan yang sama dan hasilnya Bareskrim Polri menyatakan, bahwa ijazah milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) identik dan otentik alias asli” jelasnya mila.
- Apakah sudah ada keterangan resmi dari lembaga pendidikan terkait validitas ijazah tersebut?
Pihak UGM juga sudah menyampaikan bahwa ijazah beliau asli” kata dalam keterangan sepengetahuan nya.
- Bagaimana Anda menanggapi pihak-pihak yang tetap menyebarkan informasi yang disebut hoaks ini?
Dugaan kami mereka ini hanyalah para oknum yang memiliki penyakit hati tingkat tinggi dan ada aktor dibalik ini semua tapi mohon maaf jika praduga kami ini salah harap di maafkan” katanya mila terkait itu.
Pertanyaan Mengenai Dampak Hukum dan Sosial
- Apakah penyebaran isu ini bisa dikategorikan sebagai pencemaran nama baik atau ujaran kebencian?
Melihat dari prespektif segi hukum seharusnya unsurnya terpenuhi atas pasal-pasal tersebut bahkan bisa di jerat dengan pasal lain” Terang mila
- Apakah ada langkah hukum lanjutan dari pihak Presiden terhadap penyebar isu ini?
Tentu sudah dilakukan pelaporan ,kita lihat saja beberapa bulan kedepan hasil gelar perkara dari kawan kawan penyidik hasilnya seperti apa, karena laporan sudah dibuat di Polda metro jaya dan sekarang dalam tahap penyelidikan” katanya.
Pertanyaan Penutup
- Apa pesan Anda kepada masyarakat terkait maraknya hoaks yang melibatkan tokoh publik?
Mari menjadi masyarakat yang cerdas,berkualitas, kita harus pandai menyaring mana berita yang benar dan hoax, belajar dari negara negara maju lainnya, karena SDM yang berkualitas adalah salah satu faktor pendukung kemajuan sebuah negara” tutup Mila Ayu Dewata Sari dalam penyampaian tanggapan nya itu.” 23/5/2025).
