Kabar News Hukum – suaraindonesiatv.com | Nasional. Cirebon – Praktisi hukum sekaligus penggiat event, Mila Cheah, mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban dugaan penipuan online pada Kamis (12/3/2026) saat sedang menghadiri rapat persiapan event bersama tim EO Indonesia Contest Exhibition (ICE) di Kota Cirebon.
Rapat tersebut dihadiri oleh tim inti yang terdiri dari Agung Saga, Adhi Pawitra, dan Hera Rindayu, yang tengah mempersiapkan penyelenggaraan event komunitas besar yang akan digelar pada 11–12 April 2026 di Transmart Cirebon. dan di hadiri oleh
Bapak Subagja Ketua Pertina Kota Cirebon sekaligus Anggota Dprd Kota Cirebon dari Partai PDI Perjuangan
Event tersebut direncanakan menghadirkan berbagai kegiatan hiburan dan kompetisi yang melibatkan komunitas kreatif dan otomotif, antara lain kontes modifikasi mobil, boxing exhibition, cosplay competition, turnamen Mobile Legends, serta penampilan DJ.
Di tengah jalannya rapat yang berlangsung intens, Mila Cheah menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai teman lama bernama Dhicky. Dalam percakapan tersebut, pelaku menawarkan kerja sama bisnis penjualan sepeda lipat dan mengklaim telah memiliki pembeli untuk 70 unit sepeda lipat dengan harga Rp7 juta per unit.
Pelaku kemudian menjanjikan komisi sebesar Rp70 juta kepada Mila Cheah apabila bersedia membantu memproses transaksi tersebut pada hari yang sama. Selanjutnya, pelaku meminta Mila Cheah untuk menalangi uang muka (DP) sebesar Rp100 juta guna mempercepat proses transaksi dengan calon pembeli.
Karena situasi saat itu sedang fokus pada rapat bersama seluruh tim dan komunikasi berlangsung sangat cepat, Mila Cheah kemudian mentransfer dana sebesar Rp55 juta kepada pihak tersebut.
Namun setelah dana ditransfer, nomor WhatsApp pelaku langsung memblokir komunikasi. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa kejadian tersebut merupakan modus penipuan online.
“Saat kejadian kami sedang full meeting mempersiapkan event bersama seluruh tim. Situasi sangat cepat dan fokus kami sedang terbagi. Bahkan saya yang seorang lawyer saja bisa menjadi korban penipuan seperti ini, apalagi masyarakat yang awam,” ujar Mila Cheah, menjelaskan saat diwawancarai.
Ia menilai bahwa modus penipuan saat ini semakin canggih dengan memanfaatkan kedekatan personal, komunikasi mendadak, serta tekanan waktu agar korban segera melakukan transfer dana tanpa sempat melakukan verifikasi lebih lanjut.
Melalui pernyataan ini, Mila Cheah mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran bisnis mendadak melalui pesan pribadi, terutama yang disertai permintaan transfer uang dalam waktu singkat tanpa verifikasi yang jelas.
“Saya berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua. Mohon kepada teman-teman dan masyarakat luas untuk selalu melakukan pengecekan dan verifikasi sebelum melakukan transaksi keuangan,” tambahnya.
Meski kejadian tersebut menjadi cobaan di tengah persiapan event, Mila Cheah menegaskan bahwa tim Indonesia Contest Exhibition (ICE) tetap fokus mempersiapkan acara agar dapat berjalan dengan baik.

“Kami tetap optimis dan berharap event pada 11–12 April 2026 di Transmart Cirebon dapat berjalan lancar dan menjadi ajang positif bagi komunitas otomotif, e-sport, dan kreatif,” tutupnya.
