KARAWANG_- suaraindonesiatv.com.
Peran perempuan sebagai salah satunya yakni wulandary ini sangat melihat Responshif Dalam mengawal perempuan berpolitik diera perkembangan regenerasi perkembangan yang semakin digitalisasi/globalisasi.
Saat menghadiri konsolidasi partai golongan Karya (GOLKAR) DPD Karawang, Ia sangat Mengamati dan serta melihat peran kepemimpinan khususnya bagi perempuan yang menurutnya itu adalah pembelajaran dari beberapa para tokoh-tokoh perempuan pada saat memimpin karawang.
“diantaranya dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, M.H.Kes, yang telah memimpin kab.karawang selama dua periode, Dan Teh GINA FADLIA SWARA, S.E., M.M., dirinya pun sama telah menjabat Sebagai sosok pemimpin perempuan selama menjadi anggota DPRD Provinsi jawa barat hingga 3 periode, yang kini maju sebagai Calon Bupati karawang yang mendampingi Drs. H. Acep Jamhuri, M.Si dalam kontestasi Di Pilkada Karawang.
Wulandary saat di mintai pendapat oleh awak media, ia berharap Perempuan bukan pelengkap, perempuan harus memenangkan perempuan juga” ungkap wulan saat hadiri konsolidasi partai golkar antar para dewan DPRD Kabupaten, Provinsi, dan dewan DPR RI di autdoor Indo alam sari pada hari jumat” 4/10/2024).
Saya sebagai pemilih perempuan yang akan siap mendukung kemenangan teh gina untuk menjadi Wakil Bupati karawang, harapanya semoga teh gina bisa menjaga amanah yang akan di emban nya selama memimpin karawang tandang makalangan, ke arah pembangunan dan serta menuntaskan kemiskinan bagi kemakmuran masyarakat kecil dan bisa mendorong per’ekonomian UMKM nya ataupun di usaha lainya, apa yang sudah di Tagline kan oleh pasangan Calon No urut 1″ tambahnya wulan.
“Pesan Filosofi Prabowo Subianto
Presiden Tepilih Periode 2024-2029:
“Ingat yaa, masa depan kita gemilang. The future is yours, do your best. Berbuat yang baik, jangan sakiti orang,” pesan Prabowo.
Prabowo juga berbagi salah satu filosofi hidup yang masih dipegang teguh hingga saat ini, yaitu filosofi tentang membantu orang lain. Menurutnya, membantu orang lain adalah tindakan mulia.
“Filosofi saya dari kecil, kalau Anda tidak bisa bantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau beberapa orang pun Anda tidak bisa bantu, bantulah satu orang. Kalau satu orang pun Anda tidak bisa bantu, minimal jangan menyulitkan atau menyusahkan, apalagi menyakiti orang lain,” jelasnya.
