“Menanam Cahaya Qur’ani di Hati Generasi: Pesantren Kilat Masjid Jami Nurul Huda Rawabagi Angkatan Ke-5 Perkuat Akhlak dan Kepedulian Sosial, Ferdiansyah Ajak Masyarakat Dukung Pembinaan Anak Sejak Dini”

Share

Berita Update | Kabar Jabar | suaraindonesiatv.com | Kabar Update | Anak Negeri | Karawang — Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada generasi penerus. Di tengah arus perkembangan zaman yang begitu cepat, pembinaan spiritual bagi anak-anak menjadi ikhtiar penting agar mereka tumbuh sebagai generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan memiliki kepedulian sosial.

Semangat itulah yang tercermin dalam kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan yang diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Nurul Huda Rawabagi, Kelurahan Palumbonsari, Kabupaten Karawang.

Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan ini diikuti puluhan anak-anak dari lingkungan Rawabagi dan sejumlah perumahan di sekitarnya, dengan tujuan membina karakter Islami serta memperkuat kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Pada Sabtu (14/3/2026), kegiatan penutupan pesantren kilat berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan. Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Karawang Endang Sodikin yang hadir memberikan dukungan sekaligus motivasi kepada para peserta pesantren kilat.

Kehadiran beliau yang didampingi anak bungsunya menambah semangat para santri, pengurus DKM, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain memberikan dukungan moral terhadap kegiatan pembinaan generasi Qur’ani, beliau juga turut berpartisipasi dalam kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa yang menjadi bagian dari rangkaian acara pesantren kilat.

Dalam wawancara daring, Sekretaris DKM Masjid Jami Nurul Huda sekaligus Ketua RW 16 Rawabagi, Ferdiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan pesantren kilat tersebut dimulai sejak awal bulan Ramadhan hingga memasuki pertengahan Ramadhan.

“Untuk kegiatan Pesantren Kilat di Masjid Jami Nurul Huda lingkungan Rawabagi, Kelurahan Palumbonsari, dimulai sejak tanggal 1 Ramadhan atau awal Ramadhan hingga tanggal 21 Ramadhan. Alhamdulillah peserta yang mengikuti kegiatan Pesantren Kilat tahun 1447 Hijriah atau tahun 2026 di Masjid Jami Nurul Huda sebagian besar berasal dari warga lingkungan Rawabagi, dan ada juga dari beberapa perumahan di antaranya Perum TPA, Perum Taman Palumbonsari Asri, Perum Grinsed, dan Perum Niera,” jelasnya. Saat menyampaikan kepada awak media saat diwawancarai, Sabtu,” 14/3/2026).

Ia menuturkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Pada awal pendaftaran tercatat sekitar 120 peserta, namun hingga menjelang penutupan kegiatan pada Sabtu, 14 Maret 2026, sebanyak 105 peserta tetap mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir.

“Sebanyak 105 peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai tersebut kemudian diberikan sertifikat sebagai tanda bukti bahwa mereka telah mengikuti seluruh rangkaian program Pesantren Kilat yang diselenggarakan oleh DKM Masjid Jami Nurul Huda,” ujarnya.

Ferdiansyah juga menyampaikan bahwa kegiatan ini telah memasuki angkatan ke-5, yang menandakan bahwa pesantren kilat tersebut telah menjadi bagian dari tradisi pembinaan keagamaan di lingkungan Masjid Jami Nurul Huda.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta menampilkan berbagai kreasi santri yang disesuaikan dengan jenjang usia dan tingkat pendidikan masing-masing.

Anak-anak usia 4 hingga 5 tahun atau tingkat PAUD diberikan pembelajaran dasar seperti hafalan surat pendek Al-Fatihah dan Al-Ikhlas, doa niat puasa, niat sholat Dzuhur, serta pengenalan rukun Islam.

Untuk peserta kelas 1 dan kelas 2, mereka mendapatkan hafalan rukun iman, rukun Islam, serta niat wudhu. Sementara peserta kelas 3 dan kelas 4 diberikan hafalan surat-surat pendek serta pengenalan nama-nama nabi dan rasul.

Adapun peserta kelas 5 dan kelas 6 diberikan hafalan yang lebih luas serta tugas khusus dari para pengajar untuk ditampilkan pada acara penutupan kegiatan pesantren kilat.

Salah satu momen yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penampilan santri cilik Nabila Bidayah, siswi kelas 1 dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Wildan Rawamerta, yang melantunkan hafalan ayat Al-Qur’an dengan tartil sehingga memikat perhatian para hadirin.

Santri cilik Nabila Bidayah, siswi kelas 1 dari Pondok Pesantren Tarbiyatul Wildan Rawamerta, sosok anak yang di pegangi mic nya oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang Kang HES saat melantunkan hafalan ayat Al-Qur’an dengan penuh semangat

Acara penutupan pesantren kilat tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan. Di antaranya para Ketua RT dan RW di lingkungan Rawabagi, yakni RW 15 dan RW 16, serta dari unsur pemerintahan hadir Indra Sudrajat selaku Lurah Palumbonsari.

Photo Dok.istimewa penyerahan santunan kepada anak yatim piatu di berikan langsung oleh Ketua DPRD Karawang Kang HES

Selain itu, dari unsur legislatif hadir langsung Ketua DPRD Kabupaten Karawang Endang Sodikin beserta istrinya yang juga merupakan Ketua IKIAD Karawang.

Kehadiran beliau memberikan motivasi dan pencerahan bagi para pengurus DKM, peserta pesantren kilat, serta masyarakat agar kegiatan keagamaan di Masjid Jami Nurul Huda terus berjalan secara istiqomah.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga menyelenggarakan santunan bagi anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, panitia membuka penggalangan dana dari para jamaah dan masyarakat di lingkungan Rawabagi.

“Alhamdulillah, Ketua DPRD Kabupaten Karawang Bapak H. Endang Sodikin S.Pd.I,.S H,.M H,. beserta keluarganya turut memberikan dukungan dan ikut andil dalam memberikan donasi.

Begitu juga para jamaah di lingkungan Rawabagi yang turut menitipkan rezekinya kepada kami selaku pengurus DKM dan panitia kegiatan,” ungkap Ferdiansyah.

Melalui penggalangan donasi tersebut, panitia berhasil menyalurkan 45 santunan kepada anak-anak yatim piatu yang berada di lingkungan RW 15 dan RW 16 Rawabagi, lengkap dengan bingkisan.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian sertifikat kelulusan bagi para peserta pesantren kilat. Selanjutnya kegiatan ditutup dengan acara buka puasa bersama yang diikuti oleh para tokoh masyarakat, pengurus DKM, jamaah, peserta pesantren kilat, serta anak-anak yatim piatu.

Namun demikian, Ketua DPRD Karawang tidak dapat mengikuti kegiatan buka puasa bersama karena harus menghadiri agenda lain.

Meski demikian, beliau menitipkan pesan dan izin kepada panitia untuk meninggalkan lokasi kegiatan lebih awal.

Di akhir kegiatan, Ferdiansyah menyampaikan harapan besar agar kegiatan pesantren kilat ini terus mendapatkan dukungan dari masyarakat serta dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan generasi muda Islam.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pembelajaran agama, tetapi juga menjadi upaya untuk mengarahkan anak-anak agar memanfaatkan waktu Ramadhan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

“Harapan kami selaku pengurus DKM Masjid Jami Nurul Huda sekaligus sebagai Sekretaris DKM dan Ketua RW 16 tentu berharap masyarakat selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif yang bersifat keagamaan ini. Ini bagian dari syiar Islam.

Tujuan kami mengadakan pesantren kilat ini salah satunya agar anak-anak di bulan suci Ramadhan tidak hanya menghabiskan waktunya untuk bermain, tetapi juga belajar memperkuat ibadahnya,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Rawabagi untuk bersama-sama mendorong anak-anak mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan.

“Besar harapan kami kepada masyarakat lingkungan Rawabagi khususnya, hayu urang dukung babarengan. Mari kita dorong anak-anak kita untuk mengikuti kegiatan seperti ini. Ketika ada kegiatan pesantren kilat, silakan langsung didaftarkan saja. Kegiatan ini tidak dipungut biaya, bahkan untuk anak-anak yatim piatu semuanya digratiskan,” tuturnya.

Ferdiansyah menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut anak-anak juga diajarkan nilai kepedulian sosial dengan belajar berinfak dan berbagi sejak dini.

“Setiap hari anak-anak diajak untuk memberikan infak seikhlasnya. Dari infak yang mereka kumpulkan itulah kemudian dapat terlaksana kegiatan buka puasa bersama serta santunan anak yatim piatu,” jelasnya.

Ia berharap ke depan siapapun yang menjadi pengurus DKM Masjid Jami Nurul Huda tetap melanjutkan program pesantren kilat sebagai agenda rutin tahunan.

“Harapan kami ke depan, siapapun pengurus DKM nanti, program pesantren kilat ini harus tetap berjalan sebagai agenda tahunan yang istiqomah dilaksanakan demi membina generasi muda yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an,” pungkasnya.

Kegiatan Pesantren Kilat di Masjid Jami Nurul Huda Rawabagi ini bukan sekadar agenda rutin tahunan di bulan suci Ramadhan.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian sosial kepada generasi muda sejak usia dini.

Di tengah arus perkembangan zaman yang semakin cepat, pembinaan spiritual melalui masjid menjadi fondasi penting agar anak-anak tidak hanya tumbuh cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlakul karimah, serta memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an.

Pesantren kilat yang digagas oleh pengurus DKM Masjid Jami Nurul Huda ini menjadi bukti bahwa masjid tetap memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan umat, tempat tumbuhnya nilai-nilai kebersamaan, serta ruang pembinaan generasi yang kelak akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa.

Dengan semangat kebersamaan antara pengurus masjid, tokoh masyarakat, pemerintah, serta dukungan para jamaah, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berjalan secara istiqomah setiap tahunnya.

Sebab dari masjidlah lahir generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama, sebuah harapan besar bagi masa depan umat, bangsa, dan peradaban yang lebih baik bagi masa depan anak-anak penerus bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!