“Sekertaris KPU Fauzi Purwendi Tegaskan Peran Kerja Sunyi Aparatur Penopang Demokrasi:KPU Kabupaten Karawang Anugerahkan Apresiasi bagi Pegawai Berintegritas”

Share

Kabar Negeri | Jabartimenews | suaraindonesiatv.com | Nasional. Karawang, 19 Januari 2026 —
Demokrasi tidak hanya ditegakkan melalui bilik suara dan tahapan pemungutan, tetapi juga melalui kerja sunyi aparatur negara yang menjaga tertibnya sistem, keakuratan administrasi, serta akuntabilitas setiap proses.

Di balik keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang jujur dan berintegritas, terdapat dedikasi aparatur Sekretariat KPU yang bekerja dengan disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab moral yang tinggi.

Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang memberikan apresiasi kepada pegawai di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Karawang yang dinilai telah menunjukkan kinerja unggul dan kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang kredibel dan bermartabat.

Penghargaan ini diserahkan pada 12 Januari 2026, sebagai bagian dari komitmen kelembagaan KPU Kabupaten Karawang dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada:

Bapak Wahyudi Prabowo,
Kategori Sub Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik,
atas dedikasi dan tanggung jawab dalam mendukung tata kelola administrasi dan logistik yang tertib, transparan, serta akuntabel.

Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada aparatur dengan peran strategis dalam penguatan kebijakan dan sistem kelembagaan, yaitu:

Matnur, Penelaah Teknis Kebijakan,

Steviana, Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi,

Rumondang Siagian, Penelaah Kebijakan.

Sekretaris KPU Kabupaten Karawang, Bapak Fauzi Purwendi, dalam keterangannya menegaskan bahwa Sekretariat KPU merupakan pilar utama dalam menjaga kredibilitas lembaga penyelenggara pemilu.

“Peran Sekretariat KPU adalah penopang utama kredibilitas kelembagaan. Sekretariat bekerja di balik layar, namun justru di sanalah profesionalisme diuji, mulai dari perencanaan anggaran, administrasi, dukungan teknis, hingga memastikan setiap tahapan berjalan sesuai regulasi dan prinsip akuntabilitas,” ujarnya Sekertaris KPU Kabupaten Karawang, Senin 19 Januari 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap pemilu tidak hanya dibangun melalui keputusan-keputusan komisioner, tetapi juga melalui ketertiban tata kelola, transparansi proses, serta konsistensi pelayanan yang dijalankan oleh aparatur Sekretariat.

Dalam membangun budaya kerja di lingkungan KPU Kabupaten Karawang, Fauzi Purwendi menyampaikan bahwa nilai kepemimpinan yang dipegang adalah kepemimpinan yang melayani (servant leadership), yang berlandaskan integritas, keteladanan, dan tanggung jawab moral.

“Pemimpin tidak hanya memberi arahan, tetapi hadir untuk memastikan aparatur dapat bekerja dengan aman, jelas, dan bermakna. Budaya kerja yang kuat lahir dari contoh nyata, bukan sekadar instruksi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa disiplin, kejujuran, keterbukaan, dan kerja kolektif harus dimulai dari pimpinan agar aparatur tidak hanya bekerja menyelesaikan tugas, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga marwah lembaga dan demokrasi.

Terkait tantangan pasca tahapan besar pemilu, Fauzi Purwendi mengungkapkan bahwa menjaga konsistensi tata kelola yang berintegritas merupakan ujian tersendiri, terutama ketika intensitas kerja dan perhatian publik mulai menurun.

“Justru di fase pasca pemilu, konsistensi integritas diuji, baik dalam pengelolaan administrasi, penyelesaian laporan, evaluasi internal, maupun penguatan sistem kerja ke depan. Kelelahan aparatur juga harus direspons dengan ruang pemulihan dan apresiasi yang layak,” jelasnya.

Melalui pemberian apresiasi ini, KPU Kabupaten Karawang menegaskan bahwa penguatan demokrasi tidak hanya bertumpu pada regulasi dan tahapan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang bekerja dengan dedikasi, integritas, dan loyalitas terhadap nilai-nilai demokrasi.

Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh aparatur untuk terus menjaga profesionalisme, memperkuat kepercayaan publik, serta memastikan penyelenggaraan pemilu yang berdaulat, jujur, adil, dan bermartabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!