“Perjalanan Ibu ke Turkiye Berakhir Tragis, Tangis Keluarga Ara Rafenza Mohon Bantuan Menteri Luar Negeri RI”

Share

Kabar Update | Merah Putih | suaraindonesiatv.com | Nasional. Senin, 19 Januari 2026. Keluarga dari Ara Rafenza, artis ibukota, menyampaikan keterangan resmi terkait perjalanan ibunda dari Viona Natasha ke Turkiye yang berujung pada meninggal dunia secara mendadak. Informasi ini disampaikan keluarga dalam wawancara bersama suaraindonesiatv.com, Senin, 19 Januari 2026.

Kronologi Perjalanan

Almarhumah berangkat menuju Turkiye pada Selasa, 6 Januari 2026, dengan transit di Malaysia selama kurang lebih 12 jam. Sekitar pukul 09.00 waktu Malaysia, almarhumah melanjutkan penerbangan menuju Turkiye dengan waktu tempuh sekitar 12 jam.

Setibanya di Turkiye, almarhumah dijemput oleh seorang teman bernama Rosnani dan tinggal di rumahnya yang berlokasi di Kapakli, Turkiye, selama kurang lebih lima hari.

Pernikahan Agama dan Kehidupan di Turkiye

Menurut keterangan Viona Natasha, salah satu anak almarhumah, setelah lima hari tinggal bersama Rosnani, almarhumah dijemput oleh seorang pria warga negara Turkiye bernama Enggin untuk melangsungkan pernikahan secara agama. Setelah itu, almarhumah tinggal bersama Enggin dan putrinya serta menjalani aktivitas sehari-hari di rumah tersebut.

“Photo Dok.istimewa sewaktu Mengantakan keberangkatan sang ibundanya viona natasha, Selasa, 6 Januari 2026,”

Komunikasi Terakhir dengan Keluarga

Keluarga mengungkapkan bahwa almarhumah masih menjalin komunikasi aktif dengan keluarga di Indonesia hingga 18 Januari 2026 pukul 03.44 WIB, atau satu hari sebelum dinyatakan meninggal dunia. Dalam komunikasi tersebut, almarhumah sempat mengeluhkan kondisi cuaca yang dingin, namun tidak menyampaikan adanya keluhan kesehatan serius.

Kabar Kritis hingga Meninggal Dunia

Pada keesokan harinya, keluarga menerima kabar bahwa almarhumah pingsan dan berada dalam kondisi kritis. Namun, selang waktu sekitar 10 menit, keluarga kembali menerima informasi dari pihak suami almarhumah bahwa almarhumah telah meninggal dunia.

Sejak saat itu, keluarga mengaku kesulitan menghubungi suami almarhumah maupun pihak yang sebelumnya menjodohkan almarhumah, sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait kronologi kejadian sebenarnya.

Permohonan Kepastian dan Bantuan Menteri Luar Negeri RI

Atas kejadian tersebut, keluarga Ara Rafenza menyampaikan permohonan bantuan dan perhatian khusus dari Menteri Luar Negeri Republik Indonesia serta pihak-pihak terkait, agar pemerintah dapat hadir memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi warga negara Indonesia yang meninggal dunia di luar negeri.

“Kami memohon bantuan Bapak Menteri Luar Negeri Republik Indonesia serta seluruh pihak terkait dari Pemerintah Republik Indonesia untuk membantu memastikan kondisi ibu kami di Turkiye dan memberikan kejelasan atas apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Viona Natasha, anak almarhumah.

Keluarga berharap Pemerintah Republik Indonesia dapat segera mengambil langkah diplomatik dan hukum, termasuk pendampingan resmi, guna memastikan hak-hak almarhumah dan keluarga terpenuhi serta memperoleh kejelasan menyeluruh atas peristiwa tragis ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!