Berita Update Kabar Merah Putih, Karawang – suaraindonesiatv.com | Nasional.
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar upacara pengheningan cipta di halaman Plaza Pemda Karawang pada Senin, 10 November 2025, pukul 08.00 pagi.
Peringatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional. Adapun tema peringatan tahun 2025 adalah “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, pelajar, serta berbagai unsur organisasi masyarakat.
Momen mengheningkan cipta menjadi inti acara untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa kesatuan Republik Indonesia Raya.
Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., mendapat kehormatan untuk membacakan kutipan pesan-pesan dari para Pahlawan Nasional, yang sarat akan nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan.
Beberapa pesan yang dibacakan antara lain:
Sutan Sjahrir: “Perjuangan untuk kebebasan harus terus dilakukan. Jangan berhenti berkarya untuk bangsa.” dan “Kebebasan berpikir adalah bentuk pertama dari kemerdekaan.”
Teuku Nyak Arif: “Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama.”
Frans Kaisiepo: “Tanah ini bukan milik segelintir orang, tetapi rumah bagi semua anak Indonesia.”
Dr. Cipto Mangunkusumo: “Perlawanan yang tidak lahir dari pikiran merdeka hanyalah letupan emosi, bukan perjuangan.”
Nyi Ageng Serang: “Lemah badan bukan alasan untuk tunduk, sebab jiwa bisa lebih tajam dari keris.”
Kapitan Pattimura: “Pattimura tua boleh dihancurkan, namun Pattimura muda harus bangkit.”
Cut Nyak Dien: “Jika kamu tidak bisa menjadi apa yang kamu impikan, berjuanglah dengan apa yang kamu miliki. Jangan pernah menyerah pada keadaan.”
“Perlawanan yang tidak lahir dari pikiran merdeka hanyalah letupan emosi, bukan perjuangan.” – Dr. Cipto Mangunkusumo
“Kami sanggup dan berjanji bertempur terus hingga cita-cita tercapai.” – I Gusti Ngurah Rai
“Nyanyian bisa menjadi api dalam dada bangsa.” – Wage Rudolf Supratman
Di sela pembacaan pesan pahlawan, Ketua DPRD Karawang juga menyampaikan kutipan reflektif yang menggugah semangat kebangsaan:
“Selama kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh rakyat, pesan para pahlawan harus terus kita inga, Tanah ini bukan milik segelintir orang, tetapi rumah bagi semua anak Indonesia. Inilah semangat yang harus kita jaga dan wujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Ini adalah motivasi yah buat regenerasi terus melaju, bekerja sama, saling meneladani, karena pahlawan inilah cerminan di mana putra-putri bangsa masa depan menghadapi banyak tantangan. Maka pesan-pesan pahlawan ini juga harus terus kita gaungkan, kaitannya bagaimana kesabaran dan kegigihan untuk mencapai kemerdekaan.
“Semoga kebersamaan harus terus melekat dalam asas nilai-nilai persatuan dan kesatuan Republik Indonesia Raya, untuk melanjutkan sebagai negara maju dan diakui oleh negara-negara Asia bahkan dunia. Bangsa ini terus menggelorakan keberhasilan cita-cita bangsa,” ucapnya sebagai pesan nasionalisme Kang HES.
“Hari Pahlawan adalah momentum sama untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan yang sudah menghantarkan kemerdekaan, dan tinggal kita mengisi kemerdekaan itu,” sampainya Kang HES dalam bakti para pahlawan di wilayah Kabupaten Karawang.
Apalagi tantangan dan ruang kita ke depan sudah jelas, bagaimana pada tahun 2045 sudah menyiapkan budaya manusia sesuai dengan bonus demografi kita ke depan. Teruntuk anak-anak mudaku dan sebagai pewaris Indonesia Raya, kita akan menjadi penerus ke depan agar dipersiapkan semuanya.
“Selamat Hari Pahlawan, terus bergerak melanjutkan perjuangan pahlawanku, pahlawanmu, teladanku.” Serunya penuh semangat di akhir sesi wawancara nya seusai apel Hari Pahlawan Nasional di halaman Plaza Pemda Karawang.
Dari Karawang, Tanah Pangkal Perjuangan, kita kirimkan pesan kepada seluruh anak bangsa, Indonesia harus terus berdiri tegak, bersatu, dan berjaya di atas semangat merah putih!”
Peringatan Hari Pahlawan di Karawang ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan tanggung jawab dalam melanjutkan perjuangan membangun bangsa menuju Indonesia yang lebih adil, maju, dan berdaulat.
“Ku kenang pahlawan dari Perlawanan Tatar Ibu Bumi Pasundan”
Pahlawan Ku kenang perjuangan bangsa, Perlawanan demi Perlawanan para angkatan bersenjata di bumi tataran Pasundan Karawang Menggelorakan juang demi kemerdekaan.
Rakyat berdarah, angkatan bersenjata berdarah, di saat pada masa peristiwa itu, rakyat berlarian bersama angkatan bersenjata tatarpasundan, demi merebut kembali tanah kelahiran tercinta.
“Esa Hilang Dua Terbilang”
