Breakthenews | Kabar Negeri | suaraindonesiatv.com | ApakabarJabar | KARAWANG — Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H. menerima kunjungan silaturahmi komunikasi publik dari organisasi kemahasiswaan HMI Cabang Karawang pada Kamis (14/5/2026). Pertemuan tersebut berlangsung sebagai bentuk sinergi komunikasi antara mahasiswa lintas universitas dengan pimpinan legislatif DPRD Kabupaten Karawang.
Dalam wawancaranya, H. Endang Sodikin menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari jalinan komunikasi dan silaturahmi mahasiswa dengan lembaga legislatif daerah.
“Iyahh ini adalah bentuk sinergi dan silaturahmi komunikasi dari dinda-dinda HMI ya, dan sebagaimana bentuk jalinan komunikasi dari lintas universitas yah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa komunikasi yang dilakukan tidak hanya bersama HMI, tetapi juga bersama mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi lain di Kabupaten Karawang.
“Dan tak hanya HMI sajah ada juga dari UBP Budi Pertiwi Horizon dan ketika menemui kami para pimpinan DPRD adalah untuk kolaboratif dan juga memberikan usulan-usulan kaitannya dengan hasil temuan dan serta kajian-kajian rekan-rekan di bidang UMKM dan di bidang kesehatan,” lanjutnya.
Menurutnya, mahasiswa menyampaikan sejumlah hasil studi kasus dan kajian akademik yang dilakukan di masing-masing universitas sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Jadi intinya minta arahan dan juga dukungan dari kami selaku pimpinan legislatif DPRD Karawang atas studi kasus yang dilakukan yakni di masing-masing universitas agar dapat menjadi bagian kontribusi nyata bagi adik-adik mahasiswa terhadap RPJMD kedepannya,” katanya.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga legislatif daerah, khususnya dalam mendorong hasil kajian akademik agar dapat menjadi masukan dan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Karawang ke depan.
“Karena pada akhirnya, pembangunan daerah yang baik bukan hanya lahir dari kebijakan, tetapi juga dari keberanian membuka ruang dialog, mendengar gagasan generasi muda, dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai arah pembangunan rakyat,” tutupnya.
“Karena sejatinya, sebuah peradaban tidak runtuh akibat minimnya bangunan megah, melainkan ketika ruang dialog mulai kehilangan makna dan generasi mudanya berhenti percaya bahwa gagasan masih mampu mengubah keadaan.
Maka ketika kampus, rakyat, dan parlemen masih dipertemukan dalam semangat mendengar dan berpikir bersama-sama, di sanalah harapan tentang keadilan, kemanusiaan, dan masa depannya tetap menemukan nyalanya untuk pertumbuhan kekuatan bangsa Indonesia yang bersatu satu kesatuan dari seluruh rakyat Kabupaten Karawang.
