Berita Update News Jabar – suaraindonesiatv.com | Nasional, KARAWANG, Jawa Barat — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat setelah jembatan bambu penghubung antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Karawang putus terseret derasnya arus Sungai Ciomas.
Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi warga Desa Cikutamahi, Kecamatan Cariu (Bogor) dan Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan (Karawang).
Pemkab Bogor Ambil Langkah Darurat Bangun Jembatan Rawayan
Bupati Bogor Rudy Susmanto langsung menginstruksikan percepatan pembangunan jembatan pengganti agar mobilitas masyarakat di dua wilayah tidak terganggu berkepanjangan.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui akun Instagram @bogor.istimewa, Ajat mewakili Pemkab Bogor menegaskan bahwa jembatan baru tidak lagi menggunakan bahan bambu.
“Jembatan pengganti tidak lagi menggunakan bambu, melainkan akan dibangun dalam bentuk jembatan rawayan yang lebih kuat dan aman,” ujar Ajat.
Ia menambahkan, meski jembatan berada pada area yang bersinggungan antara dua kabupaten, Pemkab Bogor siap memimpin proses pembangunan demi menjaga konektivitas dan keselamatan masyarakat.
Kang HES Apresiasi Respons Cepat Pemkab Bogor.
Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin atau yang akrab disapa Kang HES, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bogor atas langkah cepat yang diambil. Ia menyoroti pentingnya kerja sama lintas daerah dalam kondisi darurat seperti ini.
“Ya pasti sinergitas antara Bupati Karawang dan Bupati Bogor akan terus dijaga. Kami apresiasi langkah cepat Bupati Bogor terkait perbatasan dusun. Mudah-mudahan ini menjadi wasilah percepatan akses masyarakat Karawang yang selama ini mengandalkan jalur alternatif pejalan kaki di perbatasan,” ucap Kang HES.
Menurutnya, kolaborasi antara kedua kabupaten menjadi kunci utama untuk memastikan kebutuhan masyarakat perbatasan tetap terpenuhi.
Akses di Perbatasan Bogor–Karawang Ditargetkan Segera Pulih
Dengan rencana pembangunan jembatan rawayan yang lebih kuat dan aman, pemerintah berharap akses mobilitas warga segera kembali normal.
Jalur tersebut selama ini menjadi penghubung penting untuk aktivitas kerja, pendidikan, maupun kegiatan sosial masyarakat sekitar.
Pemkab Bogor memastikan koordinasi dengan Pemkab Karawang akan terus diperkuat hingga jembatan baru selesai dibangun dan dapat digunakan dengan aman.
