“Perempuan Berdaya, Bangsa Kuat: BEM Unsika Gaungkan Kesetaraan Gender di Era Global” Kang HES Dorong 30% Kepemimpinan Perempuan

Share

Berita Update Kabar Bangsa – suaraindonesiatv.com | Nasional.
Semangat pemberdayaan perempuan kembali menggema di ruang diskusi interaktif.

Melalui Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan (P3), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsika menggelar seminar bertajuk “Our Power, Our Identity” di Balai Nyi Pager Asih, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, dunia kerja, hingga politik.

Kabupaten Karawang dikenal sebagai Tanah Pangkal Perjuangan, tempat di mana semangat rakyat, pemuda, dan para tokoh terus menyala untuk menjaga marwah perjuangan bangsa. Dari daerah yang sarat nilai sejarah ini, lahir sejumlah figur legislatif yang bukan hanya duduk di kursi kekuasaan, tetapi benar-benar mengabdi untuk rakyat. Mereka hadir dengan gagasan, aksi, dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil serta menjadi penggerak harmoni pembangunan daerah.

Salah satu di antaranya adalah Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Kang H. Endang Sodikin, S.Pd.I, S.H., M.H., yang dikenal luas dengan gaya kepemimpinan yang terbuka, tegas, dan berakar kuat pada nilai-nilai kerakyatan. Dalam berbagai momentum, Kang HES menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat, penguatan pendidikan politik, dan kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan.

Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Kang H. Endang Sodikin, S.Pd.I, S.H., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa seminar nasional yang diselenggarakan oleh BEM Unsika merupakan bentuk nyata gerakan intelektual dalam mewujudkan kesetaraan gender di tengah arus globalisasi.

“Keberadaan perempuan sekarang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan laki-laki, termasuk dalam bidang politik.

Undang-undang sudah mengatur kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen, dan saya selalu mengingatkan agar kepala dinas dan camat dapat mengakomodir 30% peran prestatif perempuan,” ujar Kang HES saat sesi wawancara daring. sabtu 1 november 2025.

Ia juga mengapresiasi langkah BEM Unsika yang menjadikan kegiatan ini sebagai wadah edukasi sekaligus penguatan kapasitas bagi mahasiswa, khususnya perempuan, agar lebih percaya diri menatap masa depan.

“Seminar nasional ini adalah terobosan baru. Harus menjadi bekal tambahan ilmu bagi mahasiswa, terutama agar perempuan mampu mengaktualisasikan dirinya sebagai pemimpin dan pengusaha yang berkompeten di bidangnya masing-masing,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BEM Unsika menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang sadar akan pentingnya kesetaraan, inklusivitas, dan pemberdayaan perempuan di segala lini kehidupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!