| Kabar Jabar | suaraindonesiatv.com | Bahu-Membahu Negeri | News Update Karawang — Tragedi kecelakaan maut yang menimpa rombongan warga Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, di jalur Panjalu–Cikijing, tepatnya di Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, pada Selasa, 24 Maret 2026, menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak.
Kendaraan minibus Isuzu Elf bernomor polisi Z 7012 CN yang mengangkut sekitar 20 hingga 21 penumpang dilaporkan mengalami kecelakaan di jalur menurun dan berkelok tajam. Berdasarkan informasi awal, insiden tersebut diduga akibat rem blong yang menyebabkan kendaraan kehilangan kendali hingga terjun ke jurang atau terguling.
Peristiwa tragis ini mengakibatkan korban jiwa serta sejumlah korban luka yang hingga kini masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat.
Dalam sesi wawancara resminya, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., turut menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut.
“Saya Pipik Taufik Ismail turut memberikan duka cita yang mendalam kepada masyarakat Rengasdengklok atas musibah yang terjadi. Ini juga akan menjadi pembelajaran, karena kalau dilihat menurut kronologisnya banyak versi, namun kita tetap harus selalu berhati-hati dalam perjalanan,” ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam berkendara, terutama dalam kondisi perjalanan panjang yang penuh risiko.
“Kalau memang dalam keadaan capek, kemudian macet, lalu mengejar waktu dan lain-lain, itu juga harus menjadi perhatian,” lanjutnya.
Sebagai bentuk empati, Pipik juga mengaku telah menyampaikan duka cita melalui kanal media sosial pribadinya.
“Saya pribadi benar-benar turut berduka cita, dan saya juga sudah mengungkapkan di kanal media sosial pribadi,” ujarnya.
Di sisi lain, ia memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Karawang dalam merespons musibah tersebut, khususnya dalam proses penjemputan korban, penyambutan, hingga pemberian santunan kepada keluarga terdampak.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Karawang yang tengah melakukan penjemputan, menyambut, bahkan memberikan santunan kepada para korban. Itu sangat luar biasa, khususnya untuk Bupati Karawang,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Pipik Taufik Ismail menyampaikan doa dan harapan bagi para korban serta keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, dan almarhumah diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Haturnuhun, sampurasun,” pungkasnya.
Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam perjalanan, sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas di tengah duka yang dirasakan bersama.
