“Pengabdian yang Menggerakkan Perubahan: KKN UBP Karawang 2026 Hadirkan Inovasi, Bangun Kesadaran, dan Perkuat Kemandirian Desa Pasirukem”

Share

Breakthenews | Kabar Negeri | suaraindonesiatv.com | ApakabarJabar | “Bhakti Peduli Merawat Pertiwi” “Belajar Menjabar Bersejajar – Satya Mahabhakti ka KARAWANG – Pembangunan desa yang berkelanjutan tidak hanya lahir dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat, budaya gotong royong, serta hadirnya inovasi yang mampu menjawab kebutuhan warga. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi mitra strategis masyarakat melalui pengabdian yang menghasilkan manfaat nyata. Semangat itulah yang diwujudkan Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang Tahun 2026 melalui berbagai program pemberdayaan di Desa Pasirukem, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Kegiatan KKN yang berlangsung sejak 8 Juli hingga 8 Agustus 2026 ini mengusung fokus pada pengelolaan sampah, inovasi teknologi tepat guna, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta penguatan edukasi lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan desa yang bersih, sehat, mandiri, dan berkelanjutan.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KH. Agus Fudholi, M.Pd, Tim KKN yang terdiri atas 10 mahasiswa dan 10 mahasiswi dari berbagai program studi, yakni Ilmu Hukum, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Manajemen, PGSD, Farmasi, dan Psikologi, melaksanakan berbagai program yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat Desa Pasirukem.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Ketua Tim KKN UBP Karawang Tahun 2026, Robi’ah Febiana Sintiawati dari Program Studi Psikologi, yang bersama seluruh anggota tim mengedepankan kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam setiap program pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Jumat Bersih Desa Pasirukem pada 10 Juli 2026. Bersama masyarakat, mahasiswa bergotong royong membersihkan lingkungan sebagai langkah awal menumbuhkan budaya hidup bersih sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

Selanjutnya, pada 15 Juli 2026, Tim KKN memaparkan program kerja dalam Rapat Minggon Desa di Balai Desa Pasirukem. Sosialisasi tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat agar seluruh program dapat terlaksana secara optimal.

Dalam bidang kesehatan, mahasiswa menyelenggarakan Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) kepada ibu-ibu PKK pada 18 Juli 2026. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat sekaligus penggunaan obat yang aman, tepat, dan bertanggung jawab.

Kesadaran menjaga lingkungan juga ditanamkan sejak usia dini melalui Sosialisasi Edukasi Sampah di SDN Pasirukem 1 dan SDN Pasirukem 2 pada 20–22 Juli 2026. Dengan metode interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan.

Sebagai bentuk inovasi teknologi sederhana yang aplikatif, mahasiswa menghadirkan tempat sampah khusus press botol plastik pada 24 Juli 2026. Inovasi ini dirancang untuk mempermudah proses pemadatan botol plastik sehingga lebih efisien dalam penyimpanan dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.

Komitmen terhadap peningkatan literasi lingkungan dilanjutkan melalui pembangunan Papan Edukasi Informasi Penguraian Sampah pada 25 Juli 2026. Papan tersebut memberikan informasi mengenai waktu penguraian berbagai jenis sampah agar masyarakat semakin bijak dalam mengelola limbah dan mengurangi penggunaan bahan sekali pakai.

Menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sarana kebersihan, Tim KKN juga membangun bak sampah permanen di Dusun Wagir pada 28 Juli 2026 sebagai fasilitas pendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

Selain itu, mahasiswa menghadirkan inovasi Rocket Stove, yaitu kompor hemat energi dengan sistem pembakaran yang lebih efisien dan menghasilkan emisi asap lebih rendah. Inovasi teknologi tepat guna tersebut diharapkan menjadi solusi yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat desa.

Sebagai bagian dari upaya membangun pola hidup sehat, mahasiswa juga secara rutin menggelar senam bersama ibu-ibu PKK setiap Selasa sore. Kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

Ketua Tim KKN Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang Tahun 2026, Robi’ah Febiana Sintiawati, menyampaikan bahwa melalui sinergi multidisiplin yang dibangun selama pelaksanaan KKN, seluruh program tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kegiatan akademik, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui sinergi multidisiplin ini, KKN UBP Karawang 2026 berharap seluruh sarana, inovasi, dan edukasi yang telah diserahkan dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pasirukem,” ujar Robi’ah Febiana Sintiawati.

Pelaksanaan KKN UBP Karawang Tahun 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat mampu melahirkan program-program yang bermanfaat serta memperkuat semangat pemberdayaan masyarakat. Diharapkan, seluruh inovasi, fasilitas, dan edukasi yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sehingga menjadi fondasi bagi terwujudnya Desa Pasirukem yang semakin bersih, sehat, mandiri, serta berwawasan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!